Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Imbas Rusia-Ukraina, Industri Tekstil Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Baku

Jum'at 04 Maret 2022 13:38 WIB
A
A
A

Penjual saat menyelesaikan pembuatan celana custom dan memasarkannya secara online di toko nyoel jeans, Jakarta Barat. Kamis (3/3/2022). Pelaku usaha tekstil dalam negeri mengantisipasi kenaikan harga bahan baku kapas menyusul konflik Rusia-Ukraina yang mengerek harga minyak dunia.

 

Ukraina menjadi salah satu negara pemasok kapas bagi Indonesia. Menurut statistik perdagangan United Nations Comtrade, nilai impor kapas dari Ukraina mencapai US$6.720 pada 2020. Ukraina juga memasok gumpalan, kain, bukan tenunan, benang, dan tali senilai US$5.920 pada 2020. Harga kapas dunia telah mengalami kenaikan sejak tahun lalu, dan berpeluang kembali terakselerasi dengan adanya konflik Rusia-Ukraina. 

 

(Foto: KORAN SINDO/YULIANTO) (hru)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya