Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Seorang anak duduk di ayunan di depan bangunan tempat tinggal yang rusak, setelah Rusia melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina 25 Februari 2022. REUTERS/Umit Bektas
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Orang-orang meninggalkan Kyiv setelah Rusia melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina 25 Februari 2022. REUTERS/Gleb Garanich
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Asap mengepul dari wilayah unit Kementerian Pertahanan Ukraina, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina timur, di Kyiv, Ukraina 24 Februari 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Orang-orang beristirahat di lantai stasiun metro, yang mereka gunakan sebagai tempat perlindungan serangan udara, di Kyiv, Ukraina 25 Februari 2022. REUTERS/Irakli Gedenidze
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Dampak Genjatan Senjata Rusia, Warga Ukraina Harus Rela Bermalam di Stasiun Metro

Sabtu 26 Februari 2022 05:50 WIB
A
A
A

Pasukan Rusia yang menginvasi menekan jauh ke Ukraina pada Kamis (24/2) ketika pertempuran mematikan mencapai pinggiran Kiev dan Barat menanggapi dengan sanksi hukuman.

Rudal dan penembakan terus menghujani kota-kota Ukraina setelah Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan invasi darat dan serangan udara skala penuh, memaksa warga sipil untuk berlindung di sistem metro, dengan 100.000 orang mengungsi.

Presiden Ukraia Volodymyr Zelensky mengatakan di seluruh Ukraina, sedikitnya 137 "pahlawan" meningal dan 316 orang terluka setelah hari pertama pertempuran. Dia menyerukan wajib militer dan tentara cadangan di seluruh negeri untuk berperang dalam mobilisasi umum. (FOTO: Reuters) (ddk)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya