Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Sekitar 5.000 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tergabung dalam Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta menghentikan sementara proses produksi pada 1-3 Januari 2021.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Sejumlah pengusaha produsen tahu dan tempe memutuskan untuk menggelar aksi mogok atau berhenti berproduksi sebagai protes lantaran harga kedelai melonjak di pasaran.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Suasana pabrik tahu yang berhenti beroperasi di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Sabtu 2 Januari 2021.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Sekitar 5.000 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tergabung dalam Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta menghentikan sementara proses produksi pada 1-3 Januari 2021.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Seorang pekerja merapikan tatakan tahu yang berhenti operasi di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Sabtu 2 Januari 2020.
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Sejumlah pengusaha produsen tahu dan tempe memutuskan untuk menggelar aksi mogok atau berhenti berproduksi sebagai protes lantaran harga kedelai melonjak di pasaran.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Suasana pabrik tahu yang berhenti beroperasi di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Sabtu 2 Januari 2021.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Seorang pekerja merapikan tatakan tahu yang berhenti operasi di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Sabtu 2 Januari 2020.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Harga Kedelai Melonjak, Produsen Tahu dan Tempe Mogok Produksi

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Seorang pekerja merapikan tatakan tahu yang berhenti operasi di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Sabtu 2 Januari 2020. Sejumlah pengusaha produsen tahu dan tempe memutuskan untuk menggelar aksi mogok atau berhenti berproduksi sebagai protes lantaran harga kedelai melonjak di pasaran.
 
Sekitar 5.000 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang tergabung dalam Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta menghentikan sementara proses produksi pada 1-3 Januari 2021. Sekretaris Puskopti DKI Jakarta, Handoko Mulyo mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan baku kedelai dari Rp7.200 menjadi Rp9.200 per kilogram. (Foto : Okezone/Arif Julianto)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya