Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 10
Perbesar
img-1
Memakai Jas, Hikam Abdul Manan melakukan pengemasan tahu di pabrik tahu keju Enjoy.
Foto 2 / 10
Perbesar
img-2
Hikam dengan para pegawainya.
Foto 3 / 10
Perbesar
img-3
Hikam saat bersiap untuk memproduksi tahu.
Foto 4 / 10
Perbesar
img-4
Pekerja dengan memkai jas melakukan salah satu tahapan proses produksi tahu keju.
Foto 5 / 10
Perbesar
img-5
Pekerja dengan memkai jas melakukan salah satu tahapan proses produksi tahu keju.
Foto 6 / 10
Perbesar
img-6
Pekerja dengan memkai jas melakukan salah satu tahapan proses produksi tahu keju.
Foto 7 / 10
Perbesar
img-7
Pekerja memakai jas memasukan kayu bakar kedalam tungku.
Foto 8 / 10
Perbesar
img-8
Pekerja memakai jas sedang membuat tahu.
Foto 9 / 10
Perbesar
img-9
Pekerja dengan memkai jas melakukan salah satu tahapan proses produksi tahu keju.
Foto 10 / 10
Perbesar
img-10
Memakai Jas, Hikam Abdul Manan melakukan pengemasan tahu di pabrik tahu keju Enjoy.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pembuat Tahu di Bogor Pakai Setelan Jas Bergaya Layaknya Eksekutif Muda

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Hikam Abdul Manan (21) melakukan pengemasan ditemani para pekerja dengan mengenakan pakaian formal di pabrik tahu keju Enjoy, kawasan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/12/2020). Pabrik tahu yang mulai dirintis oleh hikam dari tahun 2018 tersebut dengan para pekerja mengenakan pakaian bak seorang pekerja kantoran dan pengusaha berawal dari saran ibu-ibu pelanggan. 
 
Hikam disarankan untuk mengenakan pakaian rapih saat berjualan keliling, karena pada saat itu ia tidak terlalu memikirkan penampilan dan bergaya selengean. Akhirnya hikam mengikuti saran ibu-ibu pelanggan tersebut dengan mengawali menggunakan kemeja dan dasi saja, namun karena ketertarikannya itu hikam memutuskan untuk mengenakan jas. 
 
Selain digunakan untuk berjualan keliling pakaian formal juga diterapkan pada pekerja produksi tahu keju, namun tidak setiap hari. Hanya 3 hari dalam seminggu mereka mengenakan pakaian formal. Dari perubahan penampilan cara berpakaian tersebut saat berkeliling alhasil merubah omzet pendapatan yang didapat. (Foto : Sindo/Adam Erlangga) (hru)
 
 

 
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya