Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
ADB turut melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2021 yang berdasarkan publikasi pada September lalu sebesar 5,3% kini menjadi 4,5%.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
ADB turut melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2021 yang berdasarkan publikasi pada September lalu sebesar 5,3% kini menjadi 4,5%.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
ADB turut melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2021 yang berdasarkan publikasi pada September lalu sebesar 5,3% kini menjadi 4,5%.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
ADB turut melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2021 yang berdasarkan publikasi pada September lalu sebesar 5,3% kini menjadi 4,5%.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Suasana kawasan gedung perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat 11 Desmber 2020.
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Suasana kawasan gedung perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat 11 Desmber 2020.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Suasana kawasan gedung perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat 11 Desmber 2020.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Suasana kawasan gedung perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat 11 Desmber 2020.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 4,5% di Tahun 2021

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
 
Suasana kawasan gedung perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat 11 Desmber 2020. Asian Development Bank (ADB) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 menjadi minus 2,2% atau lebih rendah dibandingkan publikasi yang dilakukan September lalu yaitu minus 1%karena ketidak pastian situasi akibat pandemi Covid-19. 
 
pemulihan ekonomi Indonesia yang berjalan lambat terutama pada tiga faktor yakni konsumsi, investasi, dan perdagangan ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi ADB. Dari rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) terlihat pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 3,49% pada kuartal III dengan kecepatan yang lebih lambat dari kontraksi sebelumnya dan 5,3% pada kuartal II. Karena penurunan sebelumnya untuk seluruh basis seperti investasi, konsumsi dan perdagangan maka ekonomi berkontraksi sebesar 2 persen dari tahun ke tahun dalam tiga kuartal pertama 2020 dibandingkan periode sama pada 2019. 
 
Penurunan proyeksi juga mempertimbangkan perkembangan indikator sosial yang dirilis BPS yaitu hampir 30 juta orang telah terdampak Covid-19 dari segi mata pencahariannya melalui pengurangan jam kerja, penangguhan pekerjaan dan kehilangan pekerjaan. Dengan demikian, ADB turut melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2021 yang berdasarkan publikasi pada September lalu sebesar 5,3% kini menjadi 4,5%. (Foto : Koran Sindo/Adam Eralngga) (hru)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya