Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Aktivitas warga suku Sasak di Dusun Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 5 Desember 2020.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Aktivitas warga suku Sasak di Dusun Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 5 Desember 2020.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Kehidupan Suku Sasak ini juga masih sangat tradisional. Mereka memilih hidup lebih dekat dengan alam.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Rata-rata mata pencaharian mereka dari hasil tenun, memproduksi gelang-gelang etnik dan pertanian. Bahkan bangunan tempat tinggal desa Sade Lombok tersebut masih menggunakan bahan dasar alam. Dinding rumah dari anyaman bambu dan atapnya dibuat dari ilalam.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Desa di Lombok ini hanya memiliki sekitar 150 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 700 orang.
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Permukiman penduduk Suku Sasak yang ada di Desa Sade, Lombok Tengah ini juga dekat dengan Bandara Internasional Lombok. Sekitar 11 kilometer atau dapat ditempuh dengan waktu 17 menit berkendara.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Suku Sasak yang merupakan suku asli Lombok tinggal dalam satu rumpun di Desa Sade. Sebuah desa yang hingga saat ini masih menjaga adat istiadat dan kebudayaan suku asli Pulau Lombok ini menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Aktivitas warga suku Sasak di Dusun Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 5 Desember 2020.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Melihat Lebih Dekat Desa Wisata Suku Sasak

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Aktivitas warga suku Sasak di Dusun Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 5 Desember 2020. Suku Sasak yang merupakan suku asli Lombok tinggal dalam satu rumpun di Desa Sade. Sebuah desa yang hingga saat ini masih menjaga adat istiadat dan kebudayaan suku asli Pulau Lombok ini menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. 
 
Kehidupan Suku Sasak ini juga masih sangat tradisional. Mereka memilih hidup lebih dekat dengan alam. Rata-rata mata pencaharian mereka dari hasil tenun, memproduksi gelang-gelang etnik dan pertanian. Bahkan bangunan tempat tinggal desa Sade Lombok tersebut masih menggunakan bahan dasar alam. Dinding rumah dari anyaman bambu dan atapnya dibuat dari ilalam. 
 
Desa di Lombok ini hanya memiliki sekitar 150 kepala keluarga dengan jumlah penduduk kurang lebih 700 orang. Permukiman penduduk Suku Sasak yang ada di Desa Sade, Lombok Tengah ini juga dekat dengan Bandara Internasional Lombok. Sekitar 11 kilometer atau dapat ditempuh dengan waktu 17 menit berkendara. (Foto: Koran Sindo/Ali Masduki)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya