Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 9
Perbesar
img-1
Puluhan perahu tradisional milik nelayan Kenjeran ini rusak akibat gelombang tinggi dan angin kencang yang menerjang pesisir Kota Surabaya.
Foto 2 / 9
Perbesar
img-2
Puluhan perahu tradisional milik nelayan Kenjeran ini rusak akibat gelombang tinggi dan angin kencang yang menerjang pesisir Kota Surabaya.
Foto 3 / 9
Perbesar
img-3
Sebanyak 39 perahu nelayan mengalami kerusakan.
Foto 4 / 9
Perbesar
img-4
Sebanyak 39 perahu nelayan mengalami kerusakan.
Foto 5 / 9
Perbesar
img-5
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur.
Foto 6 / 9
Perbesar
img-6
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur.
Foto 7 / 9
Perbesar
img-7
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur.
Foto 8 / 9
Perbesar
img-8
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur.
Foto 9 / 9
Perbesar
img-9
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Nelayan Kenjeran Perbaiki Perahu yang Rusak Akibat Diterjang Gelombang Tinggi

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Petugas DKRTH membantu nelayan memperbaiki perahu tradisional di Pantai Kenjeran Surabaya, Jawa Timur, Jumat 13 November 2020. Puluhan perahu tradisional milik nelayan Kenjeran ini rusak akibat gelombang tinggi dan angin kencang yang menerjang pesisir Kota Surabaya, pada Rabu (11/11) malam.
 
Pasca peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak 39 perahu nelayan mengalami kerusakan. Sejumlah peralatan hilang, dan empat di antaranya sempat tenggelam.
 
Untuk mengantipasi adanya gelombang pasang susulan, Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya mengatakan, mendirikan 8 pos pantau di pesisir pantai Surabaya.
 
BMKG memprediksi akan ada peningkatan kondisi pasang air laut yang mengancam daerah pesisir Timur Surabaya. Diperkirakan terjadi pada pada 15-17 November 2020, pukul 20.00-21.00 WIB. (Foto : Koran Sindo/Ali Masduki) 
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya