Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berdiskusi dengan nelayan dan pembudidaya Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berdiskusi dengan nelayan dan pembudidaya Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berdiskusi dengan nelayan dan pembudidaya Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berdiskusi dengan nelayan dan pembudidaya Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berdiskusi dengan nelayan dan pembudidaya Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Menteri KKP Jamin Tak Ada Kriminalisasi Nelayan

A
A
A
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berdiskusi dengan nelayan dan pembudidaya Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (18 Juni 2020).
 
Di hadapan para nelayan, Menteri Edhy menegaskan komitmennya untuk melindungi mereka. Selain meminta pelabuhan dibuka selama 24 jam untuk memudahkan izin, ia menjamin tak akan ada kriminalisasi nelayan selama melakukan aktivitas penangkapan ikan. 
 
Setelah menyapa para nelayan, Menteri Edhy membagikan paket bantuan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut di antaranya 1.000 paket bantuan siaga nelayan, 200 paket Gemarikan, dan 21 sertifikat keterampilan penanganan ikan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya