Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Maestro Seni Indonesia Garin Nugroho bersama para penari di Studio Tari Salihara.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Para penari saat latihan di Studio Tari Salihara.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Para penari saat latihan di Studio Tari Salihara.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Maestro Seni Indonesia Garin Nugroho bersama para penari di Studio Tari Salihara.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Para penari saat latihan di Studio Tari Salihara.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Hilangnya Peradaban Pascatsunami Bakal Diangkat Maestro Garin Nugroho

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Maestro Seni Indonesia Garin Nugroho bersama para penari di Studio Tari Salihara, Jakarta, Senin 16 Desember 2019. Setelah sukses dengan karya Setan Jawa, sebuah film bisu dengan gamelan orchestra, yang telah dipentaskan di berbagai ajang seni bergengsi dunia, Garin Nugroho bersama Bakti Budaya Djarum Foundation, Arts Centre Melbourne, dan Asia TOPA, akan kembali dengan karya terbarunya. Pertunjukan berjudul Planet-Sebuah Lament.  Cerita ini berkisah tentang sebuah ratapan (lament) dalam nyanyian mencari sebuah planet dimana peradaban dituntut mencari pangan dan energi baru. Kisah dimulai setelah tsunami, hilangnya peradaban yang menyisakan seorang manusia yang mencari harapan. Pada akhir perjalanan, lahir sebuah planet baru lewat jalan panjang penebusan seusai tsunami. Sebuah perjalanan penebusan untuk mendapatkan kembali keseimbangan alam.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya