Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Seminar ini megagkat tema "Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi di Indonesia: Implementasi Pembelajaran Dual System"
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Seminar ini megagkat tema "Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi di Indonesia: Implementasi Pembelajaran Dual System"
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman D Hadad disela seminar "Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi di Indonesia: Implementasi Pembelajaran Dual System"
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Seminar ini megagkat tema "Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi di Indonesia: Implementasi Pembelajaran Dual System"
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Menristekdikti Mohamad Nasir disela seminar "Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi di Indonesia: Implementasi Pembelajaran Dual System"
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Indonesia Perlu Revitalisasi Pendidikan Vokasi

Rabu 17 Juli 2019 11:44 WIB
A
A
A

Menristekdikti Mohamad Nasir (tengah) berfoto bersama dengan Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman D Hadad (ketiga dari kanan), Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto (kiri), Ketua KADIN Indonesia Rosan P. Roeslani (kedua dari kiri), Chairman of Swiss Federal Institute for Vocational Education &Training (SFIVET), Gnaegi Philippe (ketiga dari kiri), Dirjen Belmawa Kemenristekdikti Ismunandar (ketiga dari kanan), Rektor Universitas Prasetya Mulya Prof. Djisman Simandjuntak (kanan) saat acara Revitalisasi Pendidikan Vokasi, Jakarta, Rabu 17 Juli 2019.

Seminar ini megagkat tema "Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi di Indonesia: Implementasi Pembelajaran Dual System" dimana menjawab ajakan pemerintah kepada sektor industri agar meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya