Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Dialog yang mengangkat isu Kebhinnekaan ini sangat penting dan perlu kita pahami demi menjaga kerukunan hidup dalam keberagaman agama, etnis dan budaya.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Pertiwi Indonesia memprakarsai dialog yang bertema Merajut Kebhinnekaan ?Kita Bisa Apa'.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Pertiwi Indonesia memprakarsai dialog yang bertema Merajut Kebhinnekaan ?Kita Bisa Apa'.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Anthropolog Budaya King Fahd University of Petroleum and Minerals Profesor Sumanto Al Qurtuby, Ketua Umum Pertiwi Putri K. Wardhani , dan Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto dalam diskusi di Jakarta.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Anthropolog Budaya King Fahd University of Petroleum and Minerals Profesor Sumanto Al Qurtuby, Ketua Umum Pertiwi Putri K. Wardhani , dan Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto dalam diskusi di Jakarta.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Jalan Panjang Merajut Kebhinnekaan di Indonesia

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A


Anthropolog Budaya King Fahd University of Petroleum and Minerals Profesor Sumanto Al Qurtuby, Ketua Umum Pertiwi Putri K. Wardhani , dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto dalam diskusi di Jakarta, Kamis 20 Juni 2019. Pertiwi Indonesia memprakarsai dialog yang bertema Merajut Kebhinnekaan ‘Kita Bisa Apa’ di The Goodrich Hotel, Jakarta yang bertujuan memberikan masukan positif terhadap upaya merajut kembali kebhinnekaan Indonesia yang terkoyak. Hal ini merupakan wujud kepedulian Pertiwi Indonesia yang prihatin atas gencarnya penyebaran dan penyusupan faham radikal yang berpotensi memecah kerukunan bangsa. Dialog yang mengangkat isu Kebhinnekaan ini sangat penting dan perlu kita pahami demi menjaga kerukunan hidup dalam keberagaman agama, etnis dan budaya.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya