Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 10
Perbesar
img-1
Koh Ilun saat menggiling biji kopi di toko kopi miliknya.
Foto 2 / 10
Perbesar
img-2
Ada dua jenis kopi yang menjadi produk andalan Toko Kopi Luwak, yakni kopi robusta dari Lampung dan Sumatera Utara, dan kopi arabika dari Tana Toraja.
Foto 3 / 10
Perbesar
img-3
Perjuangan Yilun dalam mengembangkan bisnis kopi milik keluarganya bukan tanpa rintangan. Pada 31 Januari 2012, tokonya habis dilalap api. Ia terpaksa berhenti berdagang selama kurang lebih dua tahun.
Foto 4 / 10
Perbesar
img-4
Pria yang akrab disapa Koh Ilun ini mengaku menghabiskan hari-harinya menjaga toko sembari membaca tumpukan buku yang telah ia baca berulang kali.
Foto 5 / 10
Perbesar
img-5
"Dulu, namanya Toko Burung Kenari, terinspirasi dari hobi ayah saya yang gemar memilihara burung kenari. Sekarang jadi Toko Kopi Luwak," tutur Yilun.
Foto 6 / 10
Perbesar
img-6
Ilun bercerita, saat pertama kali dibuka, toko yang didirikan mendiang ayahnya ini hanya menjual kayu, arang, bumbu rempah-rempah, beras, minyak tanah, dan beberapa kebutuhan dapur lainnya.
Foto 7 / 10
Perbesar
img-7
Ilun menambahkan, "Pembeli kopi robusta itu rata-rata dari warung-warung kopi kecil di sekitar pasar".
Foto 8 / 10
Perbesar
img-8
Ada dua jenis kopi yang menjadi produk andalan Toko Kopi Luwak, yakni kopi robusta dari Lampung dan Sumatera Utara, dan kopi arabika dari Tana Toraja.
Foto 9 / 10
Perbesar
img-9
Di bagian depan toko, berjejer tiga toples kaca berukuran besar. Toples ini berisi kopi robusta kualitas terbaik.
Foto 10 / 10
Perbesar
img-10
Ada dua jenis kopi yang menjadi produk andalan Toko Kopi Luwak, yakni kopi robusta dari Lampung dan Sumatera Utara, dan kopi arabika dari Tana Toraja.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Kisah Perjuangan Pemilik Toko Kopi di Samping Stasiun Gondangdia Jakarta

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Xu Yilun atau akrab disapa Koh Ilun, 62 tahun, dalam wawancara bersama Okezone di sebuah toko kecil miliknya di samping Stasiun Gondangdia, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Kepada Okezone, Koh Ilun menceritakan perjalanan panjang toko kopi miliknya yang sudah beroperasi sejak 1930-an.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya