Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Perusahaan yang bergerak di industri ritel fesyen dan aksesoris khusus pria ini menawarkan harga di kisaran Rp250-Rp300 per lembar saham. Dengan demikian, potensi dana segar yang diperoleh perseroan dari IPO ini sebesar Rp57,5 miliar hingga Rp69 miliar.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Direktur Utama PT Mega Perintis Tbk FX Afat Adinata Nursalim saat memperkenalkan salah satu produk fesyen PT Mega Perintis Tbk usai public expose terkait Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) di Jakarta, Senin 19 November 2018.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Direktur Utama PT Mega Perintis Tbk FX Afat Adinata Nursalim (tengah) bersama Komisaris Independen Ida Bagus Oka Nila, Komisaris Utama Vanda Gunawan, Direktur Keuangan Luki Rusli, dan Direktur Verosito Gunawan usai public expose terkait Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) di Jakarta, Senin 19 November 2018.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Jajaran Mangemen PT Mega Perintis Tbk (dari kiri) Direktur Keuangan Luki Rusli, Direktur Utama FX Afat Adinata Nursalim, Komisaris Utama Vanda Gunawan, Komisaris Independen Ida Bagus Oka Nila, dan Direktur Verosito Gunawan saat memperkenalkan salah satu produk fesyen PT Mega Perintis Tbk usai public expose terkait Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) di Jakarta, Senin 19 November 2018.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
PT Mega Perintis Tbk berencana melakukan penawaran umum perdana saham. Perseroan melepas sebanyak-banyaknya 230.000.000 lembar saham kepada publik. Jumlah saham tersebut setara dengan 27,71% dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan setelah IPO.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Rencana Penawaran Umum Perdana Saham Mega Perintis

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Jajaran Mangemen PT Mega Perintis Tbk (dari kiri) Direktur Keuangan Luki Rusli, Direktur Utama FX Afat Adinata Nursalim, Komisaris Utama Vanda Gunawan, Komisaris Independen Ida Bagus Oka Nila, dan Direktur Verosito Gunawan saat memperkenalkan salah satu produk fesyen PT Mega Perintis Tbk usai public expose terkait Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) di Jakarta, Senin 19 November 2018.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya