Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Pengunjung menunjuk diorama Masjid Rahmatullah. Masjid Rahmatullah Masjid yang terletak 500 meter dari pantai ini masih berdiri setelah diterjang tsunami pada tahun 2004, meski tak benar-benar utuh. Masjid ini kemudian direnovasi dengan dana bantuan dari Bulan Sabit Merah Turki.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Pengunjung melihat sepeda yang dipamerkan di Museum tsunami Aceh.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Bagian interior Museum tsunami Aceh, Museum ini yang dirancang sebagai simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 sekaligus pusat pendidikan dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi. Museum dirancang oleh Ridwan Kamil yang sekarang terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Satu unit kendaraan jenis truk M6 milik Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) dipamerkan di Museum Tsunami di Kota Banda Aceh. "Truk M6 salah satu bukti sejarah yang pernah digunakan untuk mobilisasi bantuan tsunami ke daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan standar.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Tampak luar museum tsunami Aceh di Banda Aceh. Museum ini yang dirancang sebagai simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 sekaligus pusat pendidikan dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi. Museum dirancang oleh Ridwan Kamil yang sekarang terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Museum Tsunami Aceh

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Tampak luar museum tsunami Aceh di Banda Aceh. Museum ini yang dirancang sebagai simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 sekaligus pusat pendidikan dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi. Museum dirancang oleh Ridwan Kamil yang sekarang terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya