Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Sirip hiu pada proses pengeringan di kawasan Kalibaru, Jakarta Utara, Selasa 10 Juli 2018. (REUTERS/Beawiharta)
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Sirip hiu pada proses pengeringan di kawasan Kalibaru, Jakarta Utara, Selasa 10 Juli 2018. (REUTERS/Beawiharta)
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Perburuan sirip hiu meningkat sepanjang dekade ini karena peningkatan permintaan terhadap sirip hiu untuk dijadikan sup sirip hiu dan obat-obatan tradisional China. Diperkirakan perdagangan sirip hiu setiap tahunnya bernilai antara US$540 juta hingga US$1.2 miliar.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Sirip hiu pada proses pengeringan di kawasan Kalibaru, Jakarta Utara, Selasa 10 Juli 2018. (REUTERS/Beawiharta)
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Perburuan sirip hiu dijadikan sumber pendapatan alternatif bagi kapal penangkap ikan karena sirip hiu bersifat ringan, berukuran kecil, namun memiliki harga yang sangat tinggi. Sirip hiu merupakan salah satu boga bahari yang paling mahal di dunia, yang dihargai sekira US$ 400 per kg.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Sirip hiu pada proses pengeringan di kawasan Kalibaru, Jakarta Utara, Selasa 10 Juli 2018. (REUTERS/Beawiharta)
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Punya Harga Sangat Tinggi, Perburuan Sirip Hiu Masih Marak Terjadi

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Sirip hiu pada proses pengeringan di kawasan Kalibaru, Jakarta Utara, Selasa 10 Juli 2018.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya