Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Suasana gerai Starbucks yang ditutup di Flourtown, Pennsylvania, Amerika Serikat, Selasa 29 Mei 2018. (REUTERS/Mark Makela)
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Seorang pelanggan masuk ke dalam gerai Starbucks di Manhattan, New York, Amerika Serikat, Selasa 29 Mei 2018 waktu setempat. (REUTERS/Mike Segar)
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Seorang karyawan memasang pengumuman penutupan gerai Starbucks di Manhattan, New York, Amerika Serikat, Selasa 29 Mei 2018 waktu setempat. (REUTERS/Brendan McDermid)
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Seorang pelanggan keluar dari gerai Starbucks di distrik Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Selasa 29 Mei 2018 waktu setempat. (REUTERS/Lucas Jackson)
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Pengumuman terkait penutupan gerai terpasang di sebuah gerai Starbucks di Manhattan, New York, Amerika Serikat, Selasa 29 Mei 2018 waktu setempat. (REUTERS/Joe Penney)
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Seorang pelanggan melihat suasana di dalam kedai Starbucks di Manhattan, New York, Amerika Serikat, Selasa 29 Mei 2018 waktu setempat. (REUTERS/Brendan McDermid)
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Isu Rasial, Starbucks Tutup 8.000 Kedai di Amerika Serikat

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Penutupan 8.000 kedai Starbucks di Amerika Serikat pada 29 Mei 2018 berdampak pada dirumahkannya sebanyak 175.000 karyawan. Penutupan dilakukan guna mendinginkan ketegangan usai insiden di Philadelphia pekan lalu yang menyulut tuduhan pemrofilan rasial.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya