Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
TKW yang hilang selama 18 tahun, Parinah (kiri), memeluk anak pertamanya Sunarti (kanan) ketika pulang ke rumah anak pertamanya di Desa Nusawungu, Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (12/4/2018). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
TKI korban perbudakan modern di London Inggris Parinah Ikhsan Binti Daulah (depan) berjalan didampingi perwakilan Kemenlu dan BNP2TKI setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (11/4/2018) malam. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
TKI korban perbudakan modern di London Inggris Parinah Ikhsan Binti Daulah (depan) berjalan didampingi perwakilan Kemenlu dan BNP2TKI setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (11/4/2018) malam. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
TKW yang hilang selama 18 tahun, Parinah (kedua kiri), dibasuh kakinya oleh anak ketiganya, Nurhamdan (kanan), ketika pulang ke rumah anak pertamanya di Desa Nusawungu, Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (12/4/2018). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Tiba di Rumah, TKW Korban Perbudakan Dibasuh Kakinya dan Dipeluk Keluarga

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Parinah berangkat bekerja ke Arab Saudi pada 1999 melalui PT Afrida Duta secara legal kemudian tidak diketahui kabarnya selama 18 tahun hingga akhirnya diselamatkan KBRI London, Inggris. Parinah diduga menjadi korban perbudakan modern.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya