Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Selain mengecam keputusan kontroversial Direksi JICT, para pekerja outsourcing akan berjuang sampai mereka diterima kembali. Mereka yakin kemampuan khusus yang sudah teruji bertahun-tahun tidak mudah dipelajari dalam waktu singkat. Pada akhirnya akan mengancam dwelling time dan kelancaran arus barang.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Selain mengecam keputusan kontroversial Direksi JICT, para pekerja outsourcing akan berjuang sampai mereka diterima kembali. Mereka yakin kemampuan khusus yang sudah teruji bertahun-tahun tidak mudah dipelajari dalam waktu singkat. Pada akhirnya akan mengancam dwelling time dan kelancaran arus barang.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) bersama ratusan karyawan outsourching yang terkena Pemutusan Hak Kerja (PHK) melakukan refleksi akhir tahun di kawasan JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (31/12/2017) malam.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Selain mengecam keputusan kontroversial Direksi JICT, para pekerja outsourcing akan berjuang sampai mereka diterima kembali. Mereka yakin kemampuan khusus yang sudah teruji bertahun-tahun tidak mudah dipelajari dalam waktu singkat. Pada akhirnya akan mengancam dwelling time dan kelancaran arus barang.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) bersama ratusan karyawan outsourching yang terkena Pemutusan Hak Kerja (PHK) melakukan refleksi akhir tahun di kawasan JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (31/12/2017) malam.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Refleksi Akhir Tahun Ratusan Buruh Outsourching Pelabuhan yang Di-PHK

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Selain mengecam keputusan kontroversial Direksi JICT, para pekerja outsourcing akan berjuang sampai mereka diterima kembali. Mereka yakin kemampuan khusus yang sudah teruji bertahun-tahun tidak mudah dipelajari dalam waktu singkat. Pada akhirnya akan mengancam dwelling time dan kelancaran arus barang.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya