Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Wayang suket ukuran kecil buatan Bodrianto dijual dengan harga Rp300.000 - Rp400.000. Sedangkan, untuk ukuran biasa dijual Rp800.000.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Sampai saat ini Bodrianto masih membuat wayang suket. Ia kerap diundang untuk mengikuti pameran wayang di berbagai daerah.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Karena keunikannya, pada tahun 1995 Mbah Gepuk diberi kesempatan untuk pameran wayang suket miliknya di Bentara Budaya Yogyakarta.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Bahan yang digunakan untuk membuat wayang suket adalah rumput kasuran yang dikeringkan. Rumput itu biasa tumbuh di bulan sura, maka itu disebut rumput kasuran.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Wayang Suket buatan Mbah Gepuk disebut-sebut sebagai wayang khas Purbalingga. Wayang suket buatan almarhum Mbah Gepuk bentuknya persis wayang pada umumnya, hanya saja setiap lekuk bagian tubuh wayang dibentuk dari rajutan rumput yang dikeringkan.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Selang dua tahun setelah pameran perdananya, tahun 1997, Mbah Gepuk meninggal. Beruntung, Cucu Mbah Gepuk yang bernama Bodrianto sempat mempelajari dan mengikuti apa yang kakeknya lakukan. Ketika kelas 2 Madrasah Tsanawiyah (setara SMP), Bodrianto membuat tokoh Wisanggeni mengikuti yang kakeknya lakukan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Menilik Proses Kreatif Pembuat Wayang Suket Khas Purbalingga

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Mewarisi keahliah dari kakeknya, Bodrianto menjadi salah satu pembuat Wayang Suket khas Purbalingga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya