Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 2
Perbesar
img-1
Subandi, asisten penguji ujian SIM yang memiliki cacat fisik (tangan) mengendarai sepeda motor beroda dua melewati halang rintang buatan di halaman kantor Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) Polres Trenggalek, Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (16/11/2017). Meski hanya menggunakan separuh lengan, Subandi mahir mengendarai kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga diperbantukan oleh polisi untuk menjadi asisten petugas penguji dengan menjadi model ujian praktik berkendara bagi pemohon SIM A, B maupun C, baik pemohon dengan fisik normal maupun difabel/berkebutuhan khusus.
Foto 2 / 2
Perbesar
img-2
Subandi (kiri), asisten penguji ujian SIM yang memiliki cacat fisik (tangan) mengendarai mobil melewati halang rintang buatan di halaman kantor Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) Polres Trenggalek, Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (16/11/2017). Meski hanya menggunakan separuh lengan, Subandi mahir mengendarai kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga diperbantukan oleh polisi untuk menjadi asisten petugas penguji dengan menjadi model ujian praktik berkendara bagi pemohon SIM A, B maupun C, baik pemohon dengan fisik normal maupun difabel/berkebutuhan khusus.
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Difabel Ini Menjadi Penguji bagi Para Calon Pemohon Pembuatan SIM

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Subandi, asisten penguji ujian SIM yang memiliki cacat fisik (tangan) mengendarai sepeda motor beroda dua melewati halang rintang buatan di halaman kantor Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) Polres Trenggalek, Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (16/11/2017).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya