Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 2
Perbesar
img-1
Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto (kanan) melihat kondisi tanah retak akibat kemarau saat meninjau kekeringan di areal persawahan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (28/7/2017). Babinsa swasembada pangan TNI AD mendata dari 1500 haktar persawahan tadah hujan alami keretakan dan sebanyak 600 hektar padi petani di delapan desa dilanda puso sehingga petani gagal panen akibat kekeringan.
Foto 2 / 2
Perbesar
img-2
Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto (kanan) melihat kondisi tanah retak akibat kemarau saat meninjau kekeringan di areal persawahan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (28/7/2017). Babinsa swasembada pangan TNI AD mendata dari 1500 haktar persawahan tadah hujan alami keretakan dan sebanyak 600 hektar padi petani di delapan desa dilanda puso sehingga petani gagal panen akibat kekeringan.
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Tanah Retak Akibat Kemarau Sebabkan Petani Gagal Panen

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto (kanan) melihat kondisi tanah retak akibat kemarau saat meninjau kekeringan di areal persawahan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (28/7/2017).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya