Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Herianto Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi (kanan) Wartawan senior Kennorton moderrator ( Tengah) Nasrullah SH, MH mantan anggota Bawaslu RI (kiri) memberikan keterangan dalam diskusi terkait polemik Pemungutan suara ulang (PSU) di Papua studi kasus Pilkada Tolikara di Jakarta, Minggu (16/7/2017). Dalam diskusi tersebut mantan anggota Bawaslu RI dan Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk tegas menanggapi kasus pemilu yg terjadi di Tolikara.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Herianto Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi (kanan) Wartawan senior Kennorton moderrator ( Tengah) Nasrullah SH, MH mantan anggota Bawaslu RI (kiri) memberikan keterangan dalam diskusi terkait polemik Pemungutan suara ulang (PSU) di Papua studi kasus Pilkada Tolikara di Jakarta, Minggu (16/7/2017). Dalam diskusi tersebut mantan anggota Bawaslu RI dan Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk tegas menanggapi kasus pemilu yg terjadi di Tolikara.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Herianto Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi (kanan) Wartawan senior Kennorton moderrator ( Tengah) Nasrullah SH, MH mantan anggota Bawaslu RI (kiri) memberikan keterangan dalam diskusi terkait polemik Pemungutan suara ulang (PSU) di Papua studi kasus Pilkada Tolikara di Jakarta, Minggu (16/7/2017). Dalam diskusi tersebut mantan anggota Bawaslu RI dan Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk tegas menanggapi kasus pemilu yg terjadi di Tolikara.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Herianto Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi (kanan) Wartawan senior Kennorton moderrator ( Tengah) Nasrullah SH, MH mantan anggota Bawaslu RI (kiri) memberikan keterangan dalam diskusi terkait polemik Pemungutan suara ulang (PSU) di Papua studi kasus Pilkada Tolikara di Jakarta, Minggu (16/7/2017). Dalam diskusi tersebut mantan anggota Bawaslu RI dan Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk tegas menanggapi kasus pemilu yg terjadi di Tolikara.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Herianto Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi (kanan) Wartawan senior Kennorton moderrator ( Tengah) Nasrullah SH, MH mantan anggota Bawaslu RI (kiri) memberikan keterangan dalam diskusi terkait polemik Pemungutan suara ulang (PSU) di Papua studi kasus Pilkada Tolikara di Jakarta, Minggu (16/7/2017). Dalam diskusi tersebut mantan anggota Bawaslu RI dan Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk tegas menanggapi kasus pemilu yg terjadi di Tolikara.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Polemik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Tolikara

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dalam diskusi tersebut mantan anggota Bawaslu RI dan  Kordinator Perhimpunan Advokasi Pemilu dan Konstitusi meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk tegas menanggapi kasus pemilu yg terjadi di Tolikara.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Psu
Foto Lainnya