Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Nilai pasar properti pada 2017 diperkirakan akan meningkat sekira 15 persen menjadi Rp318 triliun, dimana faktor makro dan mikro ekonomi dinilai menopang pertumbuhan industri properti diantaranya kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty), lahirnya regulasi pemangkasan perizinan pembangunan hunian, dan penurunan suku bunga perbankan.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Nilai pasar properti pada 2017 diperkirakan akan meningkat sekira 15 persen menjadi Rp318 triliun, dimana faktor makro dan mikro ekonomi dinilai menopang pertumbuhan industri properti diantaranya kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty), lahirnya regulasi pemangkasan perizinan pembangunan hunian, dan penurunan suku bunga perbankan.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Pekerja menyelesaikan pembangunan hunian vertikal di Jakarta, Selasa (28/2/2017). Nilai pasar properti pada 2017 diperkirakan akan meningkat sekira 15 persen menjadi Rp318 triliun, dimana faktor makro dan mikro ekonomi dinilai menopang pertumbuhan industri properti diantaranya kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty), lahirnya regulasi pemangkasan perizinan pembangunan hunian, dan penurunan suku bunga perbankan.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Pekerja menyelesaikan pembangunan hunian vertikal di Jakarta, Selasa (28/2/2017). Nilai pasar properti pada 2017 diperkirakan akan meningkat sekira 15 persen menjadi Rp318 triliun, dimana faktor makro dan mikro ekonomi dinilai menopang pertumbuhan industri properti diantaranya kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty), lahirnya regulasi pemangkasan perizinan pembangunan hunian, dan penurunan suku bunga perbankan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Nilai Pasar Properti Tahun 2017 Meningkat 15%

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Nilai pasar properti pada 2017 diperkirakan akan meningkat sekira 15 persen menjadi Rp318 triliun.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya