Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
CEO PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) David Fernando Audy memberikan plakat kepada Ketua Pansus RUU Pemilu Fraksi PKB Lukman Edy didampingi oleh kiri-kanan, Direktur News & Content Okezone Sylviana Pravita, Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi Nasdem Taufiqul Hadi, Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria, Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi PDIP Diah Pitaloka, Direktur MNC Henry Suparman, Direktur Pemberitaan MNC Media Arya Sinulingga, dan Direktur Utama Koran Sindo Sururi Alfaruq usai berdiskusi membahas persoalan pemilu dalam media penyiaran maupun elektronik di Gedung MNC Tower, Jakarta. Senin (23/1/2017). Dalam pertemuan tersebut, MNC Group memberikan catatan, adapun poin yang dimaksud adalah banyaknya media sosial yang memberikan berita bohong atau hoax. Namun, tidak ada bukti hukum yang kuat. Ini yang kita sampaikan untuk Pansus RUU Pemilu. Jangan ada televisi saja yang dibatasi, tapi media sosial juga harus diatur. KORAN SINDO/YULIANTO
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
CEO PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) David Fernando Audy (kanan) saat berdiskusi dengan para anggota Pansus RUU Pemilu, Fraksi Nasdem Taufiqul Hadi (kiri) Fraksi PDIP Diah Pitaloka (kedua kiri), Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria (tengah), Ketua Pansus RUU Pemilu Fraksi PKB Lukman Edy (kedua kanan) saat berdiskusi membahas persoalan pemilu dalam media penyiaran maupun elektronik di Gedung MNC Tower, Jakarta. Senin (23/1/2017).? Dalam pertemuan tersebut, MNC Group memberikan catatan, adapun poin yang dimaksud adalah banyaknya media sosial yang memberikan berita bohong atau hoax. Namun, tidak ada bukti hukum yang kuat. Ini yang kita sampaikan untuk Pansus RUU Pemilu. Jangan ada televisi saja yang dibatasi, tapi media sosial juga harus diatur. KORAN SINDO/YULIANTO
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Dari kiri, Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi Nasdem Taufiqul Hadi, Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi PDIP Diah Pitaloka, Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria, Ketua Pansus RUU Pemilu Fraksi PKB Lukman Edy, CEO PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) David Fernando Audy, Direktur MNC Henry Suparman, Direktur Pemberitaan MNC Media Arya Sinulingga saat berdiskusi membahas persoalan pemilu dalam media penyiaran maupun elektronik di Gedung MNC Tower, Jakarta. Senin (23/1/2017).? Dalam pertemuan tersebut, MNC Group memberikan catatan, adapun poin yang dimaksud adalah banyaknya media sosial yang memberikan berita bohong atau hoax. Namun, tidak ada bukti hukum yang kuat. Ini yang kita sampaikan untuk Pansus RUU Pemilu. Jangan ada televisi saja yang dibatasi, tapi media sosial juga harus diatur. KORAN SINDO/YULIANTO
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Suasana diskusi bersama Pansus RUU Pemilu dari berbagai Fraksi membahas persoalan pemilu dalam media penyiaran maupun elektronik di Gedung MNC Tower, Jakarta. Senin (23/1/2017).Dalam pertemuan tersebut, MNC Group memberikan catatan, adapun poin yang dimaksud adalah banyaknya media sosial yang memberikan berita bohong atau hoax. Namun, tidak ada bukti hukum yang kuat. Ini yang kita sampaikan untuk Pansus RUU Pemilu. Jangan ada televisi saja yang dibatasi, tapi media sosial juga harus diatur. KORAN SINDO/YULIANTO
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Suasana diskusi bersama Pansus RUU Pemilu dari berbagai Fraksi membahas persoalan pemilu dalam media penyiaran maupun elektronik di Gedung MNC Tower, Jakarta. Senin (23/1/2017).Dalam pertemuan tersebut, MNC Group memberikan catatan, adapun poin yang dimaksud adalah banyaknya media sosial yang memberikan berita bohong atau hoax. Namun, tidak ada bukti hukum yang kuat. Ini yang kita sampaikan untuk Pansus RUU Pemilu. Jangan ada televisi saja yang dibatasi, tapi media sosial juga harus diatur. KORAN SINDO/YULIANTO
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Suasana diskusi bersama Pansus RUU Pemilu dari berbagai Fraksi membahas persoalan pemilu dalam media penyiaran maupun elektronik di Gedung MNC Tower, Jakarta. Senin (23/1/2017).Dalam pertemuan tersebut, MNC Group memberikan catatan, adapun poin yang dimaksud adalah banyaknya media sosial yang memberikan berita bohong atau hoax. Namun, tidak ada bukti hukum yang kuat. Ini yang kita sampaikan untuk Pansus RUU Pemilu. Jangan ada televisi saja yang dibatasi, tapi media sosial juga harus diatur. KORAN SINDO/YULIANTO
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
CEO PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) David Fernando Audy memberikan plakat kepada Ketua Pansus RUU Pemilu Fraksi PKB Lukman Edy didampingi oleh kiri-kanan, Direktur News & Content Okezone Sylviana Pravita, Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi Nasdem Taufiqul Hadi, Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria, Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi PDIP Diah Pitaloka, Direktur MNC Henry Suparman, Direktur Pemberitaan MNC Media Arya Sinulingga, dan Direktur Utama Koran Sindo Sururi Alfaruq usai berdiskusi membahas persoalan pemilu dalam media penyiaran maupun elektronik di Gedung MNC Tower, Jakarta. Senin (23/1/2017). Dalam pertemuan tersebut, MNC Group memberikan catatan, adapun poin yang dimaksud adalah banyaknya media sosial yang memberikan berita bohong atau hoax. Namun, tidak ada bukti hukum yang kuat. Ini yang kita sampaikan untuk Pansus RUU Pemilu. Jangan ada televisi saja yang dibatasi, tapi media sosial juga harus diatur. KORAN SINDO/YULIANTO
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Bertemu Pansus RUU Pemilu, MNC Ingatkan Maraknya Hoax saat Kampanye

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dalam pertemuan tersebut, MNC Group memberikan catatan, adapun poin yang dimaksud adalah banyaknya media sosial yang memberikan berita bohong atau hoax.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya