Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Sejumlah aktivis KontraS membawa Kartu Pos Munir untuk diserahkan ke Kementerian Setneg di Jakarta, Selasa (17/1/2017). Ribuan Kartu Pos Munir yang ditandatangani berbagai kalangan masyarakat dari 20 kota ini merupakan bentuk keprihatinan dan protes atas sikap pemerintah yang mengelak menjalankan perintah putusan Komisi Informasi Pusat untuk segera mengumumkan dokumen hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta Munir kepada khalayak umum.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Koordinator KontraS Haris Azhar (ketiga kiri) bersama sejumlah rekannya menyerahkan Kartu Pos Munir ke perwakilan Kementerian Setneg di Jakarta, Selasa (17/1/2017). Ribuan Kartu Pos Munir yang ditandatangani berbagai kalangan masyarakat dari 20 kota ini merupakan bentuk keprihatinan dan protes atas sikap pemerintah yang mengelak menjalankan perintah putusan Komisi Informasi Pusat untuk segera mengumumkan dokumen hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta Munir kepada khalayak umum.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Koordinator KontraS Haris Azhar (kiri) bersitegang dengan sejumlah petugas kepolisian ketika berjalan menuju Kementerian Setneg untuk menyerahkan Kartu Pos Munir di Jakarta, Selasa (17/1/2017). Ribuan Kartu Pos Munir yang ditandatangani berbagai kalangan masyarakat dari 20 kota ini merupakan bentuk keprihatinan dan protes atas sikap pemerintah yang mengelak menjalankan perintah putusan Komisi Informasi Pusat untuk segera mengumumkan dokumen hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta Munir kepada khalayak umum.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Koordinator KontraS Haris Azhar (kedua kanan) memberikan pernyataan sebelum menyerahkan Kartu Pos Munir kepada Kementerian Setneg di Jakarta, Selasa (17/1/2017). Ribuan Kartu Pos Munir yang ditandatangani berbagai kalangan masyarakat dari 20 kota ini merupakan bentuk keprihatinan dan protes atas sikap pemerintah yang mengelak menjalankan perintah putusan Komisi Informasi Pusat untuk segera mengumumkan dokumen hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta Munir kepada khalayak umum.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Sejumlah aktivis KontraS membawa Kartu Pos Munir untuk diserahkan ke Kementerian Setneg di Jakarta, Selasa (17/1/2017). Ribuan Kartu Pos Munir yang ditandatangani berbagai kalangan masyarakat dari 20 kota ini merupakan bentuk keprihatinan dan protes atas sikap pemerintah yang mengelak menjalankan perintah putusan Komisi Informasi Pusat untuk segera mengumumkan dokumen hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta Munir kepada khalayak umum.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Ribuan Kartu Pos Munir untuk Presiden

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Sejumlah aktivis KontraS membawa Kartu Pos Munir untuk diserahkan ke Kementerian Setneg di Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya