Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (dua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan terkait refleksi akhir tahun 2016 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016). Dalam kesempatan tersebut, Said Aqil Siradj mengatakan, dalam kurun satu tahun terakhir, situasi politik nasional diwarnai berbagai ancaman perpecahan yang melibatkan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait refleksi akhir tahun 2016 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016). Dalam kesempatan tersebut, Said Aqil Siradj mengatakan, dalam kurun satu tahun terakhir, situasi politik nasional diwarnai berbagai ancaman perpecahan yang melibatkan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (empat kiri) di sela memberikan keterangan kepada wartawan terkait refleksi akhir tahun 2016 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016). Dalam kesempatan tersebut, Said Aqil Siradj mengatakan, dalam kurun satu tahun terakhir, situasi politik nasional diwarnai berbagai ancaman perpecahan yang melibatkan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (dua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan terkait refleksi akhir tahun 2016 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016). Dalam kesempatan tersebut, Said Aqil Siradj mengatakan, dalam kurun satu tahun terakhir, situasi politik nasional diwarnai berbagai ancaman perpecahan yang melibatkan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (tengah) melambaikan tangan usai memberikan keterangan kepada wartawan terkait refleksi akhir tahun 2016 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (30/12/2016). Dalam kesempatan tersebut, Said Aqil Siradj mengatakan, dalam kurun satu tahun terakhir, situasi politik nasional diwarnai berbagai ancaman perpecahan yang melibatkan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Refleksi Akhir Tahun 2016 PBNU

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dalam kesempatan tersebut, Said Aqil Siradj mengatakan, dalam kurun satu tahun terakhir, situasi politik nasional diwarnai berbagai ancaman perpecahan yang melibatkan isu SARA.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya