Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 3
Perbesar
img-1
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Ketua MUI Pusat, Ma'ruf Amin (kanan) ketika memberi keterangan terkait fatwa MUI tentang penggunaan atribut keagamaan non-Muslim di kediaman dinas Kapolri, di Jakarta, Selasa (20/12/2016). Kapolri menegaskan tidak membenarkan adanya aksi sweeping yang dilakukan oleh beberapa ormas terkait fatwa larangan pemaksaan penggunaan atribut natal bagi muslim.
Foto 2 / 3
Perbesar
img-2
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) dan Ketua MUI Pusat, Ma'ruf Amin (kanan) berjabat tangan memberi keterangan terkait fatwa MUI tentang penggunaan atribut keagamaan non-Muslim di kediaman dinas Kapolri, di Jakarta, Selasa (20/12/2016). Kapolri menegaskan tidak membenarkan adanya aksi sweeping yang dilakukan oleh beberapa ormas terkait fatwa larangan pemaksaan penggunaan atribut natal bagi muslim.
Foto 3 / 3
Perbesar
img-3
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Ketua MUI Pusat, Ma'ruf Amin (kanan) ketika memberi keterangan terkait fatwa MUI tentang penggunaan atribut keagamaan non-Muslim di kediaman dinas Kapolri, di Jakarta, Selasa (20/12/2016). Kapolri menegaskan tidak membenarkan adanya aksi sweeping yang dilakukan oleh beberapa ormas terkait fatwa larangan pemaksaan penggunaan atribut natal bagi muslim.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Keterangan Kapolri dan MUI Terkait Penggunaan Atribut Keagamaan Non-Muslim

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Kapolri menegaskan tidak membenarkan adanya aksi sweeping yang dilakukan oleh beberapa ormas terkait fatwa larangan pemaksaan penggunaan atribut natal bagi muslim.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya