Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama mantan Sekretaris Jenderal PBB, Kofi Annan (kesembilan kiri) dan Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi (kesebelas kanan) berfoto bersama menteri-menteri dan delegasi negara peserta dalam pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) IX di Nusa Dua, Kamis (8/12/2016). Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti delegasi dari 94 negara dan sejumlah organisasi pengamat untuk berdiskusi tentang demokrasi, agama dan pluralisme sekaligus memperkuat kerja sama memperkuat demokrasi.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan mantan Sekretaris Jenderal PBB, Kofi Annan (kedua kiri) dalam pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) IX di Nusa Dua, Kamis (8/12/2016). Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti delegasi dari 94 negara dan sejumlah organisasi pengamat untuk berdiskusi tentang demokrasi, agama dan pluralisme sekaligus memperkuat kerja sama memperkuat demokrasi.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya dalam pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) IX di Nusa Dua, Kamis (8/12/2016). Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti delegasi dari 94 negara dan sejumlah organisasi pengamat untuk berdiskusi tentang demokrasi, agama dan pluralisme sekaligus memperkuat kerja sama memperkuat demokrasi.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) bersama Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi (kelima kiri) berbincang dengan sejumlah bersama menteri luar negeri dan delegasi negara sahabat dalam pembukaan Bali Democracy Forum (BDF) IX di Nusa Dua, Kamis (8/12/2016). Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti delegasi dari 94 negara dan sejumlah organisasi pengamat untuk berdiskusi tentang demokrasi, agama dan pluralisme sekaligus memperkuat kerja sama memperkuat demokrasi.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pembukaan Bali Democracy Forum Diikuti Delegasi dari 94 Negara

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti delegasi dari 94 negara dan sejumlah organisasi pengamat untuk berdiskusi tentang demokrasi, agama dan pluralisme sekaligus memperkuat kerja sama memperkuat demokrasi.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya