Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Agil Siradj (batik hijau) bersama Wakapolri Komjen Syafruddin saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Monumen Nasional Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Peringatan Hari Santri Nasional dengan tema "Merajut Kebhinekaan dan Kedaulatan Indonesia" ini dihadiri sekira 50.000 santri se-Jabodetabek. Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan pemerintah melalui Keppres nomor 22 tahun 2015.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Agil Siradj (batik hijau) bersama Wakapolri Komjen Syafruddin saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Monumen Nasional Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Peringatan Hari Santri Nasional dengan tema "Merajut Kebhinekaan dan Kedaulatan Indonesia" ini dihadiri sekira 50.000 santri se-Jabodetabek. Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan pemerintah melalui Keppres nomor 22 tahun 2015.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Di tengah terik matahari, santri memberikan penghormatan kepada Merah Putih pada Upacara Hari Santri Nasional di Monumen Nasional Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Peringatan Hari Santri Nasional dengan tema "Merajut Kebhinekaan dan Kedaulatan Indonesia" ini dihadiri sekira 50.000 santri se-Jabodetabek. Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan pemerintah melalui Keppres nomor 22 tahun 2015.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Wakapolri Komjen Syafruddin memimpin Upacara Hari Santri Nasional di Monumen Nasional Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Peringatan Hari Santri Nasional dengan tema "Merajut Kebhinekaan dan Kedaulatan Indonesia" ini dihadiri sekira 50.000 santri se-Jabodetabek. Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan pemerintah melalui Keppres nomor 22 tahun 2015.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Wakapolri Komjen Syafruddin memimpin Upacara Hari Santri Nasional di Monumen Nasional Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Peringatan Hari Santri Nasional dengan tema "Merajut Kebhinekaan dan Kedaulatan Indonesia" ini dihadiri sekira 50.000 santri se-Jabodetabek. Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan pemerintah melalui Keppres nomor 22 tahun 2015.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Agil Siradj (tengah) bersama Wakapolri Komjen Syafruddin (kanan) dan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan (kiri) saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Monumen Nasional Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Peringatan Hari Santri Nasional dengan tema "Merajut Kebhinekaan dan Kedaulatan Indonesia" ini dihadiri sekira 50.000 santri se-Jabodetabek. Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan pemerintah melalui Keppres nomor 22 tahun 2015.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Agil Siradj (tengah) bersama Wakapolri Komjen Syafruddin (kanan) dan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan (kiri) saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Monumen Nasional Jakarta, Sabtu (22/10/2016). Peringatan Hari Santri Nasional dengan tema "Merajut Kebhinekaan dan Kedaulatan Indonesia" ini dihadiri sekira 50.000 santri se-Jabodetabek. Hari Santri Nasional sendiri ditetapkan pemerintah melalui Keppres nomor 22 tahun 2015.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Wakapolri Hadiri Peringatan Hari Santri 2016

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Peringatan Hari Santri Nasional dengan tema "Merajut Kebhinekaan dan Kedaulatan Indonesia" ini dihadiri sekira 50.000 santri se-Jabodetabek.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya