Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Istri mendiang Munir, Suciwati saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait hilangnya laporan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis Munir, di Kantor Kontras, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Istri mendiang Munir, Suciwati saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait hilangnya laporan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis Munir, di Kantor Kontras, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Istri mendiang Munir, Suciwati saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait hilangnya laporan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis Munir, di Kantor Kontras, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Istri mendiang Munir, Suciwati (tengah) bersama Divisi Sipil dan Politik Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Satrio Wirataru (kiri) dan Wakil Koordinator Kontras Yati Andriani saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait hilangnya laporan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis Munir, di Kantor Kontras, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016). Dalam keterangan tersebut, Kontras meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menindaklanjuti hilangnya laporan TPF kasus pembunuhan Munir di Kementerian Sekretaris Negara.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Istri mendiang Munir, Suciwati saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait hilangnya laporan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis Munir, di Kantor Kontras, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016).
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Istri mendiang Munir, Suciwati (tengah) bersama Divisi Sipil dan Politik Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Satrio Wirataru (kiri) dan Wakil Koordinator Kontras Yati Andriani saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait hilangnya laporan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis Munir, di Kantor Kontras, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016). Dalam keterangan tersebut, Kontras meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menindaklanjuti hilangnya laporan TPF kasus pembunuhan Munir di Kementerian Sekretaris Negara.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Kontras Angkat Bicara Terkait Hilangnya Laporan TPF Kasus Pembunuhan Aktivis Munir

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Kontras meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menindaklanjuti hilangnya laporan TPF kasus pembunuhan Munir di Kementerian Sekretaris Negara.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya