Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan harga gas di dalam negeri yang masih tinggi dinilai menekan investasi industri petrokimia nasional. Diketahui, industri petrokimia menjadi salah satu industri yang penggunaan gasnya paling tinggi, misalnya industri pupuk.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menerima plakat dalam seminar nasional "Efek Berganda dari Penurunan Harga Gas Industri dan Dampaknya bagi Perekonomian Nasional" di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (22/9/2016).
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Dari kiri: Staf Ahli menteri Perindustrian bidang Sumber Daya Industri Dyah Winarni Poedjiwati, Ketua Forum Wartawan Industri (Forwin) Indra Bayu Permana, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Sekjen Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia Dadang Heru Kodri, dan Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka, Achmad Sigit Dwiwahjono dalam seminar nasional "Efek Berganda dari Penurunan Harga Gas Industri dan Dampaknya bagi Perekonomian Nasional" di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (22/9/2016). Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan harga gas di dalam negeri yang masih tinggi dinilai menekan investasi industri petrokimia nasional. Diketahui, industri petrokimia menjadi salah satu industri yang penggunaan gasnya paling tinggi, misalnya industri pupuk.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Dari kiri: Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati, Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Achmad Sigit Dwiwahjono, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Sammy Hamzah, Staf Ahli menteri Perindustrian bidang Sumber Daya Industri Dyah Winarni Poedjiwati, moderator, dan Sekjen Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia Dadang Heru Kodri, dalam seminar nasional "Efek Berganda dari Penurunan Harga Gas Industri dan Dampaknya bagi Perekonomian Nasional" di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (22/9/2016). Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan harga gas di dalam negeri yang masih tinggi dinilai menekan investasi industri petrokimia nasional. Diketahui, industri petrokimia menjadi salah satu industri yang penggunaan gasnya paling tinggi, misalnya industri pupuk.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Harga Gas Tinggi Tekan Investasi Industri Petrokimia

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan harga gas di dalam negeri yang masih tinggi dinilai menekan investasi industri petrokimia nasional.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya