Kembali
Share
https://digital.okezone.com/view/NaN/aN/aN/4/28443/pemerintah-revisi-target-pertumbuhan-ekonomi-jdi-5-2-persen
Foto 1 / 6
Perbesar
Suasana proyek pembangunan gedung bertingkat di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016). Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi, yang sebelumnya sudah diajukan dalam dokumen nota keuangan dan RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen menjadi hanya 5,2 persen.
Foto 2 / 6
Perbesar
Suasana proyek pembangunan gedung bertingkat di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016). Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi, yang sebelumnya sudah diajukan dalam dokumen nota keuangan dan RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen menjadi hanya 5,2 persen.
Foto 3 / 6
Perbesar
Suasana proyek pembangunan gedung bertingkat di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016). Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi, yang sebelumnya sudah diajukan dalam dokumen nota keuangan dan RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen menjadi hanya 5,2 persen.
Foto 4 / 6
Perbesar
Suasana proyek pembangunan gedung bertingkat di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016). Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi, yang sebelumnya sudah diajukan dalam dokumen nota keuangan dan RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen menjadi hanya 5,2 persen.
Foto 5 / 6
Perbesar
Suasana proyek pembangunan gedung bertingkat di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016). Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi, yang sebelumnya sudah diajukan dalam dokumen nota keuangan dan RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen menjadi hanya 5,2 persen.
Foto 6 / 6
Perbesar
Suasana proyek pembangunan gedung bertingkat di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016). Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi, yang sebelumnya sudah diajukan dalam dokumen nota keuangan dan RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen menjadi hanya 5,2 persen.
Advertisement
Pemerintah Revisi Target Pertumbuhan Ekonomi Jdi 5,2 Persen
Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi, yang sebelumnya sudah diajukan dalam dokumen nota keuangan dan RAPBN 2017 sebesar 5,3 persen menjadi hanya 5,2 persen.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Follow
Topik Artikel :
Foto Lainnya