Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Tanaman ganja yang masih muda untuk diekstrak serat rami yang sering digunakan dalam pakaian tradisional Jepang dan aksesoris di pertaniannya di Kanuma, Prefektur Tochigi, Jepang, Selasa (5/7/2016). Bukan untuk dikonsumsi, nantinya ganja tersebut dipanen untuk diolah kembali menjadi kain, tali ataupun kertas.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Daun tanaman ganja untuk diekstrak serat rami yang sering digunakan dalam pakaian tradisional Jepang dan aksesoris di pertaniannya di Kanuma, Prefektur Tochigi, Jepang, Selasa (5/7/2016). Bukan untuk dikonsumsi, nantinya ganja tersebut dipanen untuk diolah kembali menjadi kain, tali ataupun kertas.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Daun tanaman ganja untuk diekstrak serat rami yang sering digunakan dalam pakaian tradisional Jepang dan aksesoris di pertaniannya di Kanuma, Prefektur Tochigi, Jepang, Selasa (5/7/2016). Bukan untuk dikonsumsi, nantinya ganja tersebut dipanen untuk diolah kembali menjadi kain, tali ataupun kertas.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Yoshihisa Omori pemilik budidaya terbesar di Jepang saat panen ganja untuk diekstrak serat rami yang sering digunakan dalam pakaian tradisional Jepang dan aksesoris di pertaniannya di Kanuma, Prefektur Tochigi, Jepang, Selasa (5/7/2016). Bukan untuk dikonsumsi, nantinya ganja tersebut dipanen untuk diolah kembali menjadi kain, tali ataupun kertas.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Sejumlah Pria merebus tanaman ganja saat panen untuk diekstrak serat rami yang sering digunakan dalam pakaian tradisional Jepang dan aksesoris di pertaniannya di Kanuma, Prefektur Tochigi, Jepang, Selasa (5/7/2016). Bukan untuk dikonsumsi, nantinya ganja tersebut dipanen untuk diolah kembali menjadi kain, tali ataupun kertas.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Sejumlah pria saat panen ganja untuk diekstrak serat rami yang sering digunakan dalam pakaian tradisional Jepang dan aksesoris di pertaniannya di Kanuma, Prefektur Tochigi, Jepang, Selasa (5/7/2016). Bukan untuk dikonsumsi, nantinya ganja tersebut dipanen untuk diolah kembali menjadi kain, tali ataupun kertas.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Yoshihisa Omori (kiri) pemilik budidaya terbesar di Jepang saat panen ganja untuk mengekstrak serat rami yang sering digunakan dalam pakaian tradisional Jepang dan aksesoris di pertaniannya di Kanuma, Prefektur Tochigi, Jepang, Selasa (5/7/2016). Bukan untuk dikonsumsi, nantinya ganja tersebut dipanen untuk diolah kembali menjadi kain, tali ataupun kertas.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Wow, di Jepang Panen Ganja Legal

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Bukan untuk dikonsumsi, nantinya ganja tersebut dipanen untuk diolah kembali menjadi pakaian tradisional Jepang dan aksesoris.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya