Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Budayawan Betawi Ridwan Saidi saat memberi tanggapan pada diskusi Redaksi Kebon Sirih (Redbons) bertema "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran," di Kantor Okezone, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Terdapat pro dan kontra permasalah kebijakan Pemprov DKI, di mana sebagian pengamat menganggap reklamasi proyek yang digadang-gadang menguntungkan pemerintah karena akan menciptakan lahan kerja baru, faktanya justru merugikan nelayan.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Budayawan Betawi Ridwan Saidi saat memberi tanggapan pada diskusi Redaksi Kebon Sirih (Redbons) bertema "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran," di Kantor Okezone, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Terdapat pro dan kontra permasalah kebijakan Pemprov DKI, di mana sebagian pengamat menganggap reklamasi proyek yang digadang-gadang menguntungkan pemerintah karena akan menciptakan lahan kerja baru, faktanya justru merugikan nelayan.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Budayawan Betawi Ridwan Saidi saat memberi tanggapan pada diskusi Redaksi Kebon Sirih (Redbons) bertema "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran," di Kantor Okezone, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Terdapat pro dan kontra permasalah kebijakan Pemprov DKI, di mana sebagian pengamat menganggap reklamasi proyek yang digadang-gadang menguntungkan pemerintah karena akan menciptakan lahan kerja baru, faktanya justru merugikan nelayan.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Presiden Serikat Buruh Said Iqbal saat memberi tanggapan pada diskusi Redaksi Kebon Sirih (Redbons) bertema "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran," di Kantor Okezone, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Terdapat pro dan kontra permasalah kebijakan Pemprov DKI, di mana sebagian pengamat menganggap reklamasi proyek yang digadang-gadang menguntungkan pemerintah karena akan menciptakan lahan kerja baru, faktanya justru merugikan nelayan.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Presiden Serikat Buruh Said Iqbal saat memberi tanggapan pada diskusi Redaksi Kebon Sirih (Redbons) bertema "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran," di Kantor Okezone, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Terdapat pro dan kontra permasalah kebijakan Pemprov DKI, di mana sebagian pengamat menganggap reklamasi proyek yang digadang-gadang menguntungkan pemerintah karena akan menciptakan lahan kerja baru, faktanya justru merugikan nelayan.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Sekjen Batman Sulaeman Haikal (dua kanan) saat memberi tanggapan pada diskusi Redaksi Kebon Sirih (Redbons) bertema "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran," di Kantor Okezone, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Terdapat pro dan kontra permasalah kebijakan Pemprov DKI, di mana sebagian pengamat menganggap reklamasi proyek yang digadang-gadang menguntungkan pemerintah karena akan menciptakan lahan kerja baru, faktanya justru merugikan nelayan.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Sekjen Batman Sulaeman Haikal (dua kanan) saat memberi tanggapan pada diskusi Redaksi Kebon Sirih (Redbons) bertema "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran," di Kantor Okezone, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (3/5/2016). Terdapat pro dan kontra permasalah kebijakan Pemprov DKI, di mana sebagian pengamat menganggap reklamasi proyek yang digadang-gadang menguntungkan pemerintah karena akan menciptakan lahan kerja baru, faktanya justru merugikan nelayan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Diskusi Redbons "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran"

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Diskusi Redaksi Kebon Sirih (Redbons) bertema "Potret Buruh, Reklamasi, dan Penggusuran," di Kantor Okezone, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya