Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Warga Desa Sosyan mencoba menyalakan televisi dengan listrik yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) saat pencanangan Program Indonesia Terang di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Sebelumnya warga menggunakan generator yang dinyalakan dengan solar, dimana harga bahan bakar di daerah tersebut Rp20 ribu per liter.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Warga Desa Sosyan berdiri di depan rumah mereka dengan lampu yang menyala yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) saat pencanangan Program Indonesia Terang di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Sebelumnya warga menggunakan generator yang dinyalakan dengan solar, dimana harga bahan bakar di daerah tersebut Rp20 ribu per liter.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Warga Desa Sosyan memasuki rumah mereka dengan lampu yang menyala yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) saat pencanangan Program Indonesia Terang di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Sebelumnya warga menggunakan generator yang dinyalakan dengan solar, dimana harga bahan bakar di daerah tersebut Rp20 ribu per liter.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Suasana Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Pemerintah mencanangkan Program Indonesia Terang yang menjadi bagian dari program pembangunan ketenagalistrikan 35.000 MW dengan enam provinsi di wilayah Indonesia timur sebagai proyek percontohan pada Tahun Anggaran 2016, yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Program Indonesia Terang

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Suasana Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya