Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Seorang nasabah menggunakan layanan transaksi ATM Centre di bilangan Jakarta Selatan, Senin (11/4/2016). Rencana kenaikan premi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dianggap akan mengurangi pendapatan dari kalangan perbankan sebab menambah biaya yang dikeluarkan sehingga kemungkinan tarif transaksi baik ATM ataupun transaksi di outlet-outlet bank juga akan dinaikan.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Seorang nasabah menggunakan layanan transaksi ATM Centre di bilangan Jakarta Selatan, Senin (11/4/2016). Rencana kenaikan premi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dianggap akan mengurangi pendapatan dari kalangan perbankan sebab menambah biaya yang dikeluarkan sehingga kemungkinan tarif transaksi baik ATM ataupun transaksi di outlet-outlet bank juga akan dinaikan.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Seorang nasabah menggunakan layanan transaksi ATM Centre di bilangan Jakarta Selatan, Senin (11/4/2016). Rencana kenaikan premi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dianggap akan mengurangi pendapatan dari kalangan perbankan sebab menambah biaya yang dikeluarkan sehingga kemungkinan tarif transaksi baik ATM ataupun transaksi di outlet-outlet bank juga akan dinaikan.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Seorang nasabah menggunakan layanan transaksi ATM Centre di bilangan Jakarta Selatan, Senin (11/4/2016). Rencana kenaikan premi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dianggap akan mengurangi pendapatan dari kalangan perbankan sebab menambah biaya yang dikeluarkan sehingga kemungkinan tarif transaksi baik ATM ataupun transaksi di outlet-outlet bank juga akan dinaikan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Rencana Kenaikan Premi LPS

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Rencana kenaikan premi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dianggap akan mengurangi pendapatan dari kalangan perbankan.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya