Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Sejumlah pemuda meluluri rekannya dengan lumpur dalam tradisi Mebuug-Buugan atau mandi lumpur di hutan bakau Desa Kedonganan, Badung, Kamis (10/3/2016). Tradisi mandi lumpur tersebut diyakini sebagai simbol kekotoran atau hal-hal negatif yang harus dihilangkan setelah melaksanakan Hari Raya Nyepi.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Dua anak saling meluluri dengan lumpur dalam tradisi Mebuug-Buugan atau mandi lumpur di hutan bakau Desa Kedonganan, Badung, Kamis (10/3/2016). Tradisi mandi lumpur tersebut diyakini sebagai simbol kekotoran atau hal-hal negatif yang harus dihilangkan setelah melaksanakan Hari Raya Nyepi.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Sejumlah pemuda berjalan menyelusuri hutan bakau dalam tradisi Mebuug-Buugan atau mandi lumpur di hutan bakau Desa Kedonganan, Badung, Kamis (10/3/2016). Tradisi mandi lumpur tersebut diyakini sebagai simbol kekotoran atau hal-hal negatif yang harus dihilangkan setelah melaksanakan Hari Raya Nyepi.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Dua remaja saling meluluri lumpur dalam tradisi Mebuug-Buugan atau mandi lumpur di hutan bakau Desa Kedonganan, Badung, Kamis (10/3/2016). Tradisi mandi lumpur tersebut diyakini sebagai simbol kekotoran atau hal-hal negatif yang harus dihilangkan setelah melaksanakan Hari Raya Nyepi.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Tradisi Mandi Lumpur

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Tradisi mandi lumpur diyakini sebagai simbol kekotoran atau hal-hal negatif yang harus dihilangkan setelah melaksanakan Hari Raya Nyepi.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya