Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Sebuah tulisan terpasang di pagar Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/3/2016). Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938, umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Aktivitas umat Hindu saat Nyepi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/3/2016). Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938, umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Seorang umat Hindu sedang semadhi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/3/2016). Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938, umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Seorang umat Hindu sedang semadhi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/3/2016). Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938, umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Seorang umat Hindu sedang semadhi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/3/2016). Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938, umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Aktivitas umat Hindu saat Nyepi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/3/2016). Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938, umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Seorang warga menaruh sesaji di pohon saat Nyepi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/3/2016). Pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938, umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Seorang umat Hindu sedang semadhi di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (9/3/2016).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya