Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Fenomena Gerhana Matahari Total di kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2016).
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Gerhana Matahari Total (GMT) diabadikan di Lokasi Sail Tomini, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2016). Proses tersebut terjadi kurang lebih 2 jam dan puncak GMT selama 1 menit 30 detik.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Foto kolase proses Gerhana Matahari Total (GMT) di Lokasi Sail Tomini, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2016). Proses tersebut terjadi kurang lebih 2 jam dan puncak GMT selama 1 menit 30 detik.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan menggunakan kacamata untuk manyaksikan proses Gerhana Matahari Total (GMT) di Lokasi Sail Tomini, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2016). Proses tersebut terjadi kurang lebih 2 jam dan puncak GMT selama 1 menit 30 detik.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Foto proses gerhana matahari diabadikan dari pantai utara Tegal, Jawa Tengah, Rabu (9/3/2016). Menurut BMKG Tegal, Gerhana matahari total terlihat dari berbagai wilayah di Indonesia, namun di wilayah pantai utara Jawa Tengah hanya terlihat sekitar 85,7 persen atau sebagian (Parsial).
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Warga melihat fase gerhana matahari sebagian menggunakan film hasil rontgen dari kawasan Depok, Jawa Barat, Rabu (9/3/2016). Indonesia menjadi satu-satunya negara di dunia yang dilintasi fenomena Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Sebagian 86,91 persen hingga 98,12 persen di berbagai wilayah di Indonesia.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Foto kolase fase gerhana matahari sebagian dilihat dari kawasan Depok, Jawa Barat, Rabu (9/3/2016). Indonesia menjadi satu-satunya negara di dunia yang dilintasi fenomena Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Sebagian 86,91 persen hingga 98,12 persen di berbagai wilayah di Indonesia.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) mengamati gerhana matahari sebagian dengan kacamata khusus di Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/3/2016). Gerhana matahari sebagian yang terlihat di Surabaya berlangsung selama 2 jam 18 menit 17 detik mulai pukul 06:21:20 hingga 08:39:37, dengan lebar gerhana sekira 86,04 persen.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Gerhana Matahari Total di Tanah Air [Part 8]

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Fenomena alam berupa Gerhana Matahari Total tidak disia-siakan warga untuk mendapatkan kesempatan yang langka tersebut dengan mengabadikannya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya