Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam saat talk show polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/2/2016). Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Anggota Komnas HAM Natalius Pigai saat talk show polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/2/2016). Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Aktivis LGBT Hartoyo saat talk show polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/2/2016). Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Penulis buku, Maman Suherman menjadi pembicara saat talk show polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/2/2016). Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Dari kiri: Cendekiawan muslim Ulil Abshar Abdalah, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam, Wakil Ketua Komisi VIII Deding Ishak, moderator Pangeran Ahmad Nurdin, penulis buku Maman Suherman, Anggota Komnas HAM Natalius Pigai, dan aktivis LGBT Hartoyo saat talk show polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/2/2016). Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Dari kiri: Cendekiawan muslim Ulil Abshar Abdalah, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam, Wakil Ketua Komisi VIII Deding Ishak, moderator Pangeran Ahmad Nurdin, penulis buku Maman Suherman, Anggota Komnas HAM Natalius Pigai, dan aktivis LGBT Hartoyo saat talk show polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/2/2016). Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Dari kiri: Cendekiawan muslim Ulil Abshar Abdalah, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam, Wakil Ketua Komisi VIII Deding Ishak, moderator Pangeran Ahmad Nurdin, penulis buku Maman Suherman, Anggota Komnas HAM Natalius Pigai, dan aktivis LGBT Hartoyo saat talk show polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/2/2016). Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Cendekiawan muslim Ulil Abshar Abdalah saat menjadi pembicara talk show polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (20/2/2016). Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

LGBT Jangan Dikucilkan

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Dalam diskusi mengangkat tema "LGBT, Beda Tapi Nyata" ini, para pembicara sepakat para LGBT jangan dijauhin atau dikucilkan melainkan harus dirangkul.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya