Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso usai memberikan keterangan kepada media mengenai menyerahnya kelompok bersenjata Din Minimi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/12/2015). Kelompok bersenjata pecahan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu menyerah setelah pemerintah menyetujui dan mempertimbangkan sejumlah syarat yang diajukan diantaranya memperhatikan janda-janda bekas GAM, pemberian amnesti, pengawasan pilkada Aceh serta pengawasan pemerintahan Aceh oleh KPK ditingkatkan.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso memberikan keterangan kepada media mengenai menyerahnya kelompok bersenjata Din Minimi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/12/2015). Kelompok bersenjata pecahan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu menyerah setelah pemerintah menyetujui dan mempertimbangkan sejumlah syarat yang diajukan diantaranya memperhatikan janda-janda bekas GAM, pemberian amnesti, pengawasan pilkada Aceh serta pengawasan pemerintahan Aceh oleh KPK ditingkatkan.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso memberikan keterangan kepada media mengenai menyerahnya kelompok bersenjata Din Minimi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/12/2015). Kelompok bersenjata pecahan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu menyerah setelah pemerintah menyetujui dan mempertimbangkan sejumlah syarat yang diajukan diantaranya memperhatikan janda-janda bekas GAM, pemberian amnesti, pengawasan pilkada Aceh serta pengawasan pemerintahan Aceh oleh KPK ditingkatkan.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso memberikan keterangan kepada media mengenai menyerahnya kelompok bersenjata Din Minimi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/12/2015). Kelompok bersenjata pecahan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu menyerah setelah pemerintah menyetujui dan mempertimbangkan sejumlah syarat yang diajukan diantaranya memperhatikan janda-janda bekas GAM, pemberian amnesti, pengawasan pilkada Aceh serta pengawasan pemerintahan Aceh oleh KPK ditingkatkan.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso memberikan keterangan kepada media mengenai menyerahnya kelompok bersenjata Din Minimi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/12/2015). Kelompok bersenjata pecahan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu menyerah setelah pemerintah menyetujui dan mempertimbangkan sejumlah syarat yang diajukan diantaranya memperhatikan janda-janda bekas GAM, pemberian amnesti, pengawasan pilkada Aceh serta pengawasan pemerintahan Aceh oleh KPK ditingkatkan.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Sutiyoso Bicara Kelompok Bersenjata Din Minimi

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Sutiyoso memberikan keterangan kepada media mengenai menyerahnya kelompok bersenjata Din Minimi di Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya