Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 3
Perbesar
img-1
Petugas menggunakan alat Electronic Distance Measurement (EDM) mengamati perkembangan fisik Gunung Bromo akibat erupsi di Pos Pantau Pengamatan Gunung Api Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (16/12/2015). Sejak dinaikkan statusnya menjadi Siaga (Level III) Gunung Bromo tercatat melontarkan material debu vulkanik setinggi 1.000 meter dan gempa tremor yang terus meningkat hingga 12 milimeter.
Foto 2 / 3
Perbesar
img-2
Petugas mengamati erupsi Gunung Bromo menggunakan kamera infra merah di Pos Pantau Pengamatan Gunung Api Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (16/12/2015). Sejak dinaikkan statusnya menjadi Siaga (Level III) Gunung Bromo tercatat melontarkan material debu vulkanik setinggi 1.000 meter dan gempa tremor yang terus meningkat hingga 12 milimeter.
Foto 3 / 3
Perbesar
img-3
Petugas menggunakan alat Electronic Distance Measurement (EDM) mengamati perkembangan fisik Gunung Bromo akibat erupsi di Pos Pantau Pengamatan Gunung Api Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (16/12/2015). Sejak dinaikkan statusnya menjadi Siaga (Level III) Gunung Bromo tercatat melontarkan material debu vulkanik setinggi 1.000 meter dan gempa tremor yang terus meningkat hingga 12 milimeter.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Pantau Erupsi Bromo

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Sejak dinaikkan statusnya menjadi Siaga (Level III) Gunung Bromo tercatat melontarkan material debu vulkanik setinggi 1.000 meter dan gempa tremor yang terus meningkat hingga 12 milimeter.
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya