Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 5
Perbesar
img-1
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama MenkumHAM Yasonna Laoly (kanan) serta Ketua KomnasHAM Nur Kholis (kiri) menghadiri Peringatan Hari HAM se-dunia 2015 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/12/2015). Presiden menyatakan pemerintah terus berupaya menyelesaikan permalahan HAM masa lalu serta sejumlah pelanggaran HAM antara lain sengketa agraria, kebebasan berpendapat, menghapus kriminalisasi, memenuhi hak kesehatan, hak dasar kelompok terpinggirkan, dan kelompok minoritas karena perbedaan etnis serta agama.
Foto 2 / 5
Perbesar
img-2
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang bersama MenkumHAM Yasonna Laoly (kiri) serta Ketua KomnasHAM Nur Kholis (kanan) saat menghadiri Peringatan Hari HAM se-dunia 2015 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/12/2015). Presiden menyatakan pemerintah terus berupaya menyelesaikan permalahan HAM masa lalu serta sejumlah pelanggaran HAM antara lain sengketa agraria, kebebasan berpendapat, menghapus kriminalisasi, memenuhi hak kesehatan, hak dasar kelompok terpinggirkan, dan kelompok minoritas karena perbedaan etnis serta agama.
Foto 3 / 5
Perbesar
img-3
Presiden Joko Widodo (tengah) menyapa anggota LSM serta pegiat Hak Asasi Mannusia (HAM) saat puncak Peringatan Hari HAM se-dunia 2015 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/12/2015). Presiden menyatakan pemerintah terus berupaya menyelesaikan permalahan HAM masa lalu serta sejumlah pelanggaran HAM antara lain sengketa agraria, kebebasan berpendapat, menghapus kriminalisasi, memenuhi hak kesehatan, hak dasar kelompok terpinggirkan, dan kelompok minoritas karena perbedaan etnis serta agama.
Foto 4 / 5
Perbesar
img-4
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi MenkumHAM Yasonna Laoly (kanan) menyapa sejumlah Kepala Daerah, anggota LSM serta pegiat Hak Asasi Mannusia (HAM) saat puncak Peringatan Hari HAM se-dunia 2015 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/12/2015). Presiden menyatakan pemerintah terus berupaya menyelesaikan permalahan HAM masa lalu serta sejumlah pelanggaran HAM antara lain sengketa agraria, kebebasan berpendapat, menghapus kriminalisasi, memenuhi hak kesehatan, hak dasar kelompok terpinggirkan, dan kelompok minoritas karena perbedaan etnis serta agama.
Foto 5 / 5
Perbesar
img-5
Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang bersama MenkumHAM Yasonna Laoly (kiri) serta Ketua KomnasHAM Nur Kholis (kanan) saat menghadiri Peringatan Hari HAM se-dunia 2015 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/12/2015). Presiden menyatakan pemerintah terus berupaya menyelesaikan permalahan HAM masa lalu serta sejumlah pelanggaran HAM antara lain sengketa agraria, kebebasan berpendapat, menghapus kriminalisasi, memenuhi hak kesehatan, hak dasar kelompok terpinggirkan, dan kelompok minoritas karena perbedaan etnis serta agama.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Puncak Hari HAM Sedunia 2015

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Peringatan Hari HAM se-dunia 2015 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/12/2015).
 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya