Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 7
Perbesar
img-1
Tim Dokpol memindahkan peti jenazah korban pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM untuk proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2015). Sebanyak 10 peti jenazah korban telah tiba di RS Bhayangkara dan selanjutnya akan diidentifikasi pihak Biddokkes Polda Sulsel sebelum diserahkan ke keluarga masing-masing untuk di makamkan.
Foto 2 / 7
Perbesar
img-2
Tim gabungan Basarnas melakukan proses evakuasi korban pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM di Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (5/10/2015). Kesepuluh korban kecelakaan pesawat itu dievakuasi ke posko Ante Mortem RS Bhayangkara Makassar untuk diidentifikasi.
Foto 3 / 7
Perbesar
img-3
Tim gabungan Basarnas melakukan proses evakuasi korban pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM di Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (5/10/2015). Kesepuluh korban kecelakaan pesawat itu dievakuasi ke posko Ante Mortem RS Bhayangkara Makassar untuk diidentifikasi.
Foto 4 / 7
Perbesar
img-4
Para kerabat korban pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM menunggu proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2015). Sebanyak 10 peti jenazah korban telah tiba di RS Bhayangkara dan selanjutnya akan diidentifikasi pihak Biddokkes Polda Sulsel sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk di makamkan.
Foto 5 / 7
Perbesar
img-5
Tim Basarnas membawa serpihan pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM di Landasan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2015). Pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM diduga meledak saat jatuh di pegunungan Pajaja Desa Ulu Salu, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dan menewaskan tiga kru dan tujuh penumpang.
Foto 6 / 7
Perbesar
img-6
Serpihan puing pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM diserahterimakan dari Kapolres Luwu AKBP Adex Yudiswan yang memimpin evakuasi korban pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM pada Basarnas di Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (5/10/2015). Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri dan warga lokal berhasil mengevakuasi korban pesawat dan menemukan kotak hitam.
Foto 7 / 7
Perbesar
img-7
Kepala Basarnas Marsdya TNI FHB Soelistyo (kanan) menyerahkan serpihan pesawat Aviastar kepada Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono (kiri) usai melakukan evakuasi korban pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2015). KNKT akan menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM yang jatuh di Gunung Latimojong desa Gamaru, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dan menewaskan tiga kru dan tujuh penumpang.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Serpihan Pesawat Aviastar

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Kepala Basarnas Marsdya TNI FHB Soelistyo (kanan) menyerahkan serpihan pesawat Aviastar kepada Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya