Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Pengunjung memperhatikan foto saat berkunjung ke Museum Satmita Loka Ahmad Yani, Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015). Bangunan rumah peninggalan zaman Belanda ini menjadi tempat bersejarah di mana Jenderal Ahmad Yani sebagai perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Pengunjung memperhatikan foto saat berkunjung ke Museum Satmita Loka Ahmad Yani, Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015). Bangunan rumah peninggalan zaman Belanda ini menjadi tempat bersejarah di mana Jenderal Ahmad Yani sebagai perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Pengunjung memperhatikan foto saat berkunjung ke Museum Satmita Loka Ahmad Yani, Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015). Bangunan rumah peninggalan zaman Belanda ini menjadi tempat bersejarah di mana Jenderal Ahmad Yani sebagai perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Pengunjung memperhatikan foto saat berkunjung ke Museum Satmita Loka Ahmad Yani, Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015). Bangunan rumah peninggalan zaman Belanda ini menjadi tempat bersejarah di mana Jenderal Ahmad Yani sebagai perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Pengunjung menunjukkan lubang pada kaca sebagai rekam jejak pembunuhan Menteri/Panglima Angkatan Darat (Menpangad) Letjen TNI Ahmad Yani di Museum Satmita Loka Ahmad Yani, Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015). Bangunan rumah peninggalan zaman Belanda ini menjadi tempat bersejarah di mana Jenderal Ahmad Yani sebagai perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Pengunjung memperhatikan foto saat berkunjung ke Museum Satmita Loka Ahmad Yani, Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015). Bangunan rumah peninggalan zaman Belanda ini menjadi tempat bersejarah di mana Jenderal Ahmad Yani sebagai perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Mengenang Pahlawan Revolusi di Museum Ahmad Yani

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pengunjung memperhatikan foto saat berkunjung ke Museum Satmita Loka Ahmad Yani, Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya