Kembali
Share
https://digital.okezone.com/view/NaN/aN/aN/4/21222/angka-kecelakaan-pekerja-konstruksi-13-9
Foto 1 / 8
Perbesar
Pekerja tanpa alat keselamatan melakukan pembangunan tiang Fly Over Transjakarta Tendean-Ciledug di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen dari total kecelakaan, meliputi jatuh dari ketinggian (26 persen), terbentur (12 persen), dan tertimpa (9 persen).
Foto 2 / 8
Perbesar
Pekerja tanpa alat keselamatan melakukan pembangunan tiang Fly Over Transjakarta Tendean-Ciledug di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen dari total kecelakaan, meliputi jatuh dari ketinggian (26 persen), terbentur (12 persen), dan tertimpa (9 persen).
Foto 3 / 8
Perbesar
Pekerja tanpa alat keselamatan melakukan pembangunan tiang Fly Over Transjakarta Tendean-Ciledug di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen dari total kecelakaan, meliputi jatuh dari ketinggian (26 persen), terbentur (12 persen), dan tertimpa (9 persen).
Foto 4 / 8
Perbesar
Pekerja tanpa alat keselamatan melakukan pembangunan tiang Fly Over Transjakarta Tendean-Ciledug di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen dari total kecelakaan, meliputi jatuh dari ketinggian (26 persen), terbentur (12 persen), dan tertimpa (9 persen).
Foto 5 / 8
Perbesar
Pekerja tanpa alat keselamatan melakukan pembangunan tiang Fly Over Transjakarta Tendean-Ciledug di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen dari total kecelakaan, meliputi jatuh dari ketinggian (26 persen), terbentur (12 persen), dan tertimpa (9 persen).
Foto 6 / 8
Perbesar
Pekerja tanpa alat keselamatan melakukan pembangunan tiang Fly Over Transjakarta Tendean-Ciledug di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen dari total kecelakaan, meliputi jatuh dari ketinggian (26 persen), terbentur (12 persen), dan tertimpa (9 persen).
Foto 7 / 8
Perbesar
Pekerja tanpa alat keselamatan melakukan pembangunan tiang Fly Over Transjakarta Tendean-Ciledug di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen dari total kecelakaan, meliputi jatuh dari ketinggian (26 persen), terbentur (12 persen), dan tertimpa (9 persen).
Foto 8 / 8
Perbesar
Pekerja tanpa alat keselamatan melakukan pembangunan tiang Fly Over Transjakarta Tendean-Ciledug di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015). Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen dari total kecelakaan, meliputi jatuh dari ketinggian (26 persen), terbentur (12 persen), dan tertimpa (9 persen).
Advertisement
Angka Kecelakaan Pekerja Konstruksi 13,9%
Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A
Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah kecelakaan kerja yang dialami pekerja konstruksi relatif tinggi yaitu 31,9 persen.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Follow
Topik Artikel :
Foto Lainnya