Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 17
Perbesar
img-1
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 2 / 17
Perbesar
img-2
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 3 / 17
Perbesar
img-3
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 4 / 17
Perbesar
img-4
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 5 / 17
Perbesar
img-5
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 6 / 17
Perbesar
img-6
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 7 / 17
Perbesar
img-7
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 8 / 17
Perbesar
img-8
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 9 / 17
Perbesar
img-9
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 10 / 17
Perbesar
img-10
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 11 / 17
Perbesar
img-11
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 12 / 17
Perbesar
img-12
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 13 / 17
Perbesar
img-13
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 14 / 17
Perbesar
img-14
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 15 / 17
Perbesar
img-15
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 16 / 17
Perbesar
img-16
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
Foto 17 / 17
Perbesar
img-17
Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8/2015). Simulasi tersebut sebagai pemantapan Kepolisian dalam mengamankan Pilkada serentak 2015.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Simulasi Pengamanan Pilkada Serantak

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Polisi membubarkan pendemo yang mulai rusuh karena tidak setuju dengan hasil penghitungan suara saat simulasi pengamanan Pilkada 2015 di Lapangan Polda Metro Jaya, Kamis (13/8/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya