Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 4
Perbesar
img-1
Pekerja memasang tali untuk proses pemuatan kayu gelondongan dari lumbung kapal ke truk saat bongkar muat di Pelabuhan Rakyat Kalomas, Surabaya, Kawa Timur, Senin (29/6/2015). Berdasarkan data sistem informasi legalitas kayu (SILK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sejak berlakunya persyaratan sertifikat sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) bagi eksportir produk industri kehutanan pada 1 Januari 2013 tercatat produk industri kehutanan telah diekspor ke 194 negara tujuan dan akan bertambah ke seluruh negara di Uni Eropa apabila telah disepakati perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa.
Foto 2 / 4
Perbesar
img-2
Pekerja memasang tali untuk proses pemuatan kayu gelondongan dari lumbung kapal ke truk saat bongkar muat di Pelabuhan Rakyat Kalomas, Surabaya, Kawa Timur, Senin (29/6/2015). Berdasarkan data sistem informasi legalitas kayu (SILK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sejak berlakunya persyaratan sertifikat sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) bagi eksportir produk industri kehutanan pada 1 Januari 2013 tercatat produk industri kehutanan telah diekspor ke 194 negara tujuan dan akan bertambah ke seluruh negara di Uni Eropa apabila telah disepakati perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa.
Foto 3 / 4
Perbesar
img-3
Pekerja memasang tali untuk proses pemuatan kayu gelondongan dari lumbung kapal ke truk saat bongkar muat di Pelabuhan Rakyat Kalomas, Surabaya, Kawa Timur, Senin (29/6/2015). Berdasarkan data sistem informasi legalitas kayu (SILK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sejak berlakunya persyaratan sertifikat sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) bagi eksportir produk industri kehutanan pada 1 Januari 2013 tercatat produk industri kehutanan telah diekspor ke 194 negara tujuan dan akan bertambah ke seluruh negara di Uni Eropa apabila telah disepakati perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa.
Foto 4 / 4
Perbesar
img-4
Pekerja memasang tali untuk proses pemuatan kayu gelondongan dari lumbung kapal ke truk saat bongkar muat di Pelabuhan Rakyat Kalomas, Surabaya, Kawa Timur, Senin (29/6/2015). Berdasarkan data sistem informasi legalitas kayu (SILK) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sejak berlakunya persyaratan sertifikat sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) bagi eksportir produk industri kehutanan pada 1 Januari 2013 tercatat produk industri kehutanan telah diekspor ke 194 negara tujuan dan akan bertambah ke seluruh negara di Uni Eropa apabila telah disepakati perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Legalitas Kayu Indonesia

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Pekerja memasang tali untuk proses pemuatan kayu gelondongan dari lumbung kapal ke truk saat bongkar muat di Pelabuhan Rakyat Kalomas, Surabaya, Kawa Timur, Senin (29/6/2015).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya