Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 6
Perbesar
img-1
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) bersama beberapa aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan keterangan kepada pers terkait dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Kantor ICW, Jakarta, Senin (15/6/2015). Usulan dana aspirasi dewan sebesar Rp20 miliar per tahun atau Rp11,2 triliun untuk seluruh dewan dalam RAPBN 2016 menurut ICW hanya menjadi ladang korupsi para dewan wakil rakyat. Hal ini yang mendorong ICW menolak secara keras dana aspirasi anggota DPR.
Foto 2 / 6
Perbesar
img-2
Usulan dana aspirasi dewan sebesar Rp20 miliar per tahun atau Rp11,2 triliun untuk seluruh dewan dalam RAPBN 2016 menurut ICW hanya menjadi ladang korupsi para dewan wakil rakyat. Hal ini yang mendorong ICW menolak secara keras dana aspirasi anggota DPR.
Foto 3 / 6
Perbesar
img-3
Usulan dana aspirasi dewan sebesar Rp20 miliar per tahun atau Rp11,2 triliun untuk seluruh dewan dalam RAPBN 2016 menurut ICW hanya menjadi ladang korupsi para dewan wakil rakyat. Hal ini yang mendorong ICW menolak secara keras dana aspirasi anggota DPR.
Foto 4 / 6
Perbesar
img-4
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) bersama beberapa aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan keterangan kepada pers terkait dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Kantor ICW, Jakarta, Senin (15/6/2015). Usulan dana aspirasi dewan sebesar Rp20 miliar per tahun atau Rp11,2 triliun untuk seluruh dewan dalam RAPBN 2016 menurut ICW hanya menjadi ladang korupsi para dewan wakil rakyat. Hal ini yang mendorong ICW menolak secara keras dana aspirasi anggota DPR.
Foto 5 / 6
Perbesar
img-5
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan keterangan kepada pers terkait dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Kantor ICW, Jakarta, Senin (15/6/2015). Usulan dana aspirasi dewan sebesar Rp20 miliar per tahun atau Rp11,2 triliun untuk seluruh dewan dalam RAPBN 2016 menurut ICW hanya menjadi ladang korupsi para dewan wakil rakyat. Hal ini yang mendorong ICW menolak secara keras dana aspirasi anggota DPR.
Foto 6 / 6
Perbesar
img-6
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) bersama beberapa aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan keterangan kepada pers terkait dana aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Kantor ICW, Jakarta, Senin (15/6/2015). Usulan dana aspirasi dewan sebesar Rp20 miliar per tahun atau Rp11,2 triliun untuk seluruh dewan dalam RAPBN 2016 menurut ICW hanya menjadi ladang korupsi para dewan wakil rakyat. Hal ini yang mendorong ICW menolak secara keras dana aspirasi anggota DPR.
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

ICW Tolak Keras Dana Aspirasi DPR

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Usulan dana aspirasi dewan sebesar Rp20 miliar per tahun atau Rp11,2 triliun untuk seluruh dewan dalam RAPBN 2016 menurut ICW hanya menjadi ladang korupsi para dewan wakil rakyat.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Foto Lainnya