Advertisement
Advertisement
Foto 1 / 8
Perbesar
img-1
Seorang nenek menjajakan dagangan kalungnya kepada wisatawan yang datang.
Foto 2 / 8
Perbesar
img-2
Wisatawan mengambil gambar ke sudut ruangan salah satu rumah Suku Sasak Sade.
Foto 3 / 8
Perbesar
img-3
Demi kelangsungan hidup, seorang nenek memintal benang yang kemudian dijadikan kain tenun khas Lombok.
Foto 4 / 8
Perbesar
img-4
Sambil menunggu pembeli datang, seorang ibu di Desa Sade bisa sambil menidurkan anak dalam ayunan.
Foto 5 / 8
Perbesar
img-5
Rumah asli Suku Sasak Sade
Foto 6 / 8
Perbesar
img-6
Harga setiap cinderamata bervariasi, mulai dari Rp5000 hingga Rp50000.
Foto 7 / 8
Perbesar
img-7
Penduduk lokal menjajakan daganganya di depan rumah. Sebagian warga Suku Sasak membuat cinderamata seperti gelang, kalung dan cincin.
Foto 8 / 8
Perbesar
img-8
Tour guide lokal berikan informasi mengenai sejarah kehidupan Suku Sasak Sade
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
thumb-img
Advertisement

Mengitari Desa Penduduk Asli Pulau Lombok

Rabu 01 Januari 2020 01:01 WIB
A
A
A

Jika sempat ke Pulau Lombok, mampirlah ke perkampungan tradisional Suku Sasak Sade. Melintasi jalan raya Praya sebelum Kuta kurang lebih 30 km dari kota Mataram,  anda akan disajikan bentuk rumah asli penduduk Pulau Lombok dan aktifitas kehidupan sehari-harinya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Foto Lainnya